noealif, bukan nama asli. Seorang pegawai honorer yang sering usil, suka ngedesain juga suka sama kamu, iya kamu. Hobi koleksi batu akik, jadi jangan bikin masalah, sekali getok kelar hidup lu!.

LEBIH KENAL LAGI

15/07/18

Happy Birthday to You

Kira-kira dua minggu setelah hari ulang tahun gue yaitu tanggal sekarang, tepatnya tanggal 15 Juli 2018, menjadi hari ulang tahun dia yang ke-25. Yap, hari ini dia ulang tahun, Selamat ya, Happy Birthday to You, wish you all the best.
#kissAndHug

Dia itu adalah jenis kelamin laki-laki

Pria itu maah pria...

Heleeh..

Maksud gue, dia itu adalah pacar gue yang sekarang, yang kemarin, besok, dan lusa beda lagi. Hehehe becanda ko becanda. Dia berjenis kelamin perempuan, berparas cantik nan rupawan, boleh diliat tapi jangan dipegang, J A N G A N !, entar gue tabok lu!. Pacar gue ini namanya Dian Putri Permata Dini, kalau dilihat dari namanya, mempunyai arti putri permata yang bernama Dian yang masih belum cukup umur (Dini).

Kriik...kriik

Oke, skip.

Dia tau, begitu juga gue, bahwa di tanggal 15 Juli ada momen yang berbeda, karena ditanggal tersebut adalah tanggal kelahiran pacar gue, tanggal pertama kalinya dia dibrojolin ke dunia. Ingin rasanya gue rayain acara ulang tahun pacar gue dengan meriah, merayakan acara ulang tahunnya berbeda dengan orang lain, yaitu di Stadion Gelora Bung Karno, ngundang Martin Garrix feat DJ Aisyah, kita goyang dua jari, party tiga hari tiga malam tiga puluh menit dua belas detik. Acaranya dibawakan oleh MC kondang yaitu kang Sule dan kang Andre serta disediakan jamuan cilor, seblak, es kepal milo, basreng, tahu bulat digoreng dadakan, makaroni ngehe dan semua jajanan merakyat lainnya untuk semua tamu undangan yang hadir. Tak lupa dengan penampilan artis tanah air; mba Raisa, mpok Rosa dan kang Virzha. Dimeriahkan pula oleh artis tiktok yang sangat fenomenal yaitu Bowo Alpenlieble yang sedang menaiki daun naik daun.

Oh megot, Bowoooooo

Tamu undangan teriak histeris

Kejang-kejang

Kesurupan

Kemasukan setan

Lupa diri

Jadi tambah edan

Acara yang sangat spektakuler dan luar biasa, namun itu semua hanya angan-angan belaka, keinginan yang tidak terlaksana. Malah kenyataannya, dihari dia ulang tahun, ketika dunia membutuhkannya, gue menghilang.

bukan...bukan gitu

Di hari ulang tahunnya gue engga ada, kita engga bisa bertemu, engga bisa memberikan kejutan yang mungkin dia tunggu-tunggu, karena waktu itu gue mesti ikut nemenin bokap yang lagi sakit berangkat kerja, karena bokap berangkat kerja dari Bogor ke Jakarta naik motor, takut kenapa-kenapa dijalan jadi gue disuruh ikut sama nyokap. So, I'm sorry, I can not be present on your birthday 🙏

Padahal lima hari sebelum hari H-nya gue lagi siap-siapin bikin kado buat dia. Awalnya gue bingung mau kasih kado apaan, gue coba nanya sama dia kalau dia mau gue kadoin apaan tapi ternyata pacar gue malah bilang gini

"aku gak mau dikasih kado apa-apa, cukup barang seserahan yang sudah kita beli ini yang jadi kado buat aku"

Denger kata-kata tersebut yang keluar dari mulutnya, gue jadi terdiam, memandang ke atas, karena waktu itu kita ngobrolnya pas gue lagi jongkok di pinggir pintu masuk WC umum nungguin pacar gue yang abis boker sambil megangin barang-barang yang sudah kita beli buat seserahan nanti. Miris.

Dengan pacar gue ngomong gitu bukan berarti gue engga akan memberikan apa-apa di hari spesialnya, gue cuma nge-iyain omongan pacar gue namun dalam hati gue tetep bakalan kasih dia kado secara diam-diam, kaya itu tuuh.. kaya BBM yang naiknya diam-diam 🤭.

Gue terus mikir kado apa yang mesti gue kasih ke dia, gue coba searching di mbah google dengan kata kunci "kado ulang tahun yang murah dan tahan lama untuk pacar", eh yang tampil malah kalender, kalender partai yang ada tulisan janji-janji manisnya itu loh, yang janjinya semanis sempak bolong dibalurin madu oplosan. Tapi emang bener juga sih kado yang murah dan tahan lama yaa kalender, pinter juga si google. Tapi ya kali gue kasih kado kalender buat pacar gue, dikira gue mau kampanye, terus sambil teriak-teriak lemparin nasi bungkus gitu ya. Ogah, engga mungkinlah.

Gue coba searching lagi, lagi, dan lagi, dan akhirnya gue namu kado yang cukup unik dan terlihat waaah. Kado tersebut adalah Pop Up Frame, tau kan Pop Up Frame itu apa? engga tau? cari aja di google deh jangan manja!. Kado tersebut menjadi kado pilihan dari bermacam-macam kado yang mbah google suguhkan ke gue, karena selain terlihat unik dan berkesan so sweet, gue bisa bikin desainnya sendiri, karena gue memang biasa ngedesain jadi pilihan kado ini cocok dengan skill gue.

Gue coba bikin desain ini itunya dulu, beli frame 3D di toko online, lalu ketika mau desain foto pacar gue yang akan gue ubah jadi foto vector gue teringat sama sebuah blog yang pernah gue kunjungin, blognya itu berisi tentang cerita-cerita pribadi namun di blog itu pula menyediakan jasa pembuatan foto vector, nama blognya adalah masalien, gue coba berkunjung kembali ke blog tersebut dengan maksud melihat hasil foto vector yang dia buat. daaan...WaaaW amajing syekali hasilnya. Setelah gue lihat dan baca-baca, gue tertarik buat order di blog tersebut. Bukan karena gue gak bisa bikin foto vector, sudah cukup banyak wajah orang yang gue ubah jadi foto vector tapi gue akuin kalau hasilnya memang lebih bagus yang dari blog masalien tersebut. I give up bro. Karena menurut gue, memberikan sesuatu kepada pasangan itu harus yang terbaik diantara yang baik, tak masalah jika harus mengeluarkan uang lebih asalkan dia bahagia itu sudah cukup, karena memang itukan tujuannya, membuat pasangan bahagia. Asik.

Selain hasil foto vectornya yang sangat bagus, harganya pun cukup murah dan waktu pengerjaannya bisa dibilang cepat, hanya dalam satu hari foto pacar gue sudah selesain dia desain, dan kado Pop Up Frame pun selesain gue buat dalam waktu dua hari.

Gue cuma mampu kasih dia kado sederhana dan kue ulang tahun yang biasa-biasa saja, yang gue berikan dengan genggaman tangan penuh harapan, bertuliskan namanya yang selalu terucap dalam doa, dengan lelehan coklat manis, semanis paras wajahnya yang bikin gue diabetes, lalu menyalalah lilin angka 2 dan 5, seketika kamu menjelma bak bidadari menerangi hati yang gelap nan sepi, happy birthday my sweety 😘.
#anjirLebay

Selain kado dan kue ulang tahun, tak lupa juga gue panjatkan doa walau hanya lewat WA. Berikut doa yang gue ucapkan (siapa yang membaca doa gue dan mengucapkan aamiin maka kedua orangtuanya masuk surga) 🤭.

Semoga di hari kelahiran kamu ini
semua keinginan kamu terkabul,
dan semoga kamu sehat selalu
dimudahkan rezekinya
di ampuni segala dosanya
dan 2019 menikah sama aku 🤭.
Pokoknya wish you all the bestlah sayaaang
😘😘😘😘

Hari ini adalah hari ulang tahun kamu, jadi jangan lupa bahagia dan selamat bersenang-senang 🤗
Share: 

06/01/18

Nanya Bahasa Jepang

Setelah liburan akhir tahun, akhirnya sabtu kemarin gue masuk kuliah. Di tahun baru seharusnya semangat pun harus semangat terbarukan tapi soal perkuliahan tetep aja enggak semangat, terlebih lagi inti dari enggak semangatnya kuliah adalah jarak yang gue tempuh. Tempat perkuliahan gue cukup jauh dari rumah, gue tinggal di Bogor sedangkan kuliahnya di Jakarta tapi demi menuntut ilmu yang berguna untuk masa depan, gue jabanin.

Jangankan pergi ke jakarta, pergi ke KUA sama kamu juga aku jabanin kok.

Gue kuliah di Universitas Indraprasta (UNINDRA), kampusnya itu di daerah pasar rebo jalan gedong, Alamat lengkapnya cari aja sendiri di google maps, jangan manja deeh!.

Di Unindra gue mungut ambil kejuruan Teknik Informatika melanjutkan kuliah dari D3 ke S1 jadi masuknya ke kelas ekstensi tapi kalau di Unindra namanya bukan kelas ekstensi melainkan kelas terbang, walau gue berangkatnya naik kereta bukan naik pesawat, walau ke kelasnya naik tangga enggak pake jetpack, walau penghuni kelasnya masih napak ke daratan tetep aja disebutnya kelas terbang.

Kelas terbang yang tidak bisa terbang, sama kaya keluarga tak kasat mata tapi keliatan. Sereeem ya? hahaha

Oke cukup untuk pengenalan kampusnya, lanjut ke inti cerita.

Jadi gini, gue terkadang suka nonton film Jepang, nah saat gue nonton kadang gue suka mendengar kata yang sering diucapkan oleh si aktor, bahkan kata-kata tersebut bisa berkali-kali diucapkannya, karena hal itu kata tersebut terngiang di telinga gue, gue jadi penasaran, pengen tau arti dalam bahasa Indonesia dari kata yang sering gue denger tersebut. Kepo melanda.

Kebetulan disemester ini gue sekelas sama temen kuliah gue waktu dulu di D3. Dia melanjutkan kuliah di perguruan tinggi yang sama dengan gue. Dia memang suka yang berbau Jepang; film anime, artis Jepang, sering datang ke cosplay dan juga suka pake roti Jepang.

yap dia cewek, makannya suka pake roti Jepang.

"War, lu kan suka yang berbau Jepang, lu ngerti bahasa Jepang gak?"
"Ngerti sih tapi cuma dikit"

Temen gue ini namanya bukan anwar tapi sebut saja dia mawar.

"Oh gitu, gue mau nanya, kalau kimochi itu artinya apa sih?"

nanya to the point dan berharap dia masih polos enggak paham dengan maksud pertanyaan gue.

"Kimochi itu artinya enak, ya kaya merasa enak gitu deh"

Fix dia masih polos, gue langsung ke pertanyaan selanjutnya.

"Kalau yamete artinya apaan?"
"Yamete itu kalau gak salah artinya jangan kalau enggak hentikan"
"Apaan sih ko lu nanyanya aneh gitu"

Dia sepertinya mulai curiga, tapi masih ada pertanyaan yang bikin gue penasaran.

"Terakhir, kalau ikeh itu artinya apa?"
"Ikeh itu artinya ...."

Dia berhenti ngomong, bengong seperti memikirkan sesuatu.

"EH ANJIIIR, PORNO AH ELU MAH, OGAH AH GAK MAU JAWAB GUE!"

Omegot.
Ketahuan deh, tapi gue coba ngeles.

"Eh emangnya apaan, gue mah cuma pengen tau artinya aja"
"IYA, TETEP AJA MAKSUD LU TUH PORNO KAN!"

Yaah ketauan deh, gak bisa ngeles lagi gue.

Gue gak bisa ngomong apa-apa lagi, cuma bisa cengar-cengir sendiri. Tapi enggak apa-apalah, dengan dua kata yang sudah gue tau artinya kosakata bahasa Jepang gue jadi bertambah. Lumayan kan, jadi nanti kalau nonton film Jepang lagi ada yang gue pahamin walau cuma dua kata. hahaha
Share: 

03/01/18

Ngawas Ujian

Selesai liburan akhir tahun kini waktunya gue kembali ke aktivitas seperti biasa yaitu bekerja. Tapi berbeda dengan mahasiswa ditempat gue bekerja, setelah selesai liburan akhir tahun mereka mesti masuk kuliah untuk menghadapi ujian akhir semester. Do you know they feel?, I know that, gue pun pernah ngalamin hal serupa, karena gue pernah jadi mahasiswa. Liburan hanya beberapa hari dan setelahnya masuk kuliah langsung ujian, rasanya itu seperti diajak ketemuan sama gebetan taunya cuma mau ngasih undangan pernikahannya. Sakit tapi enggak berdarah!.

Ujian akhir semester ini gue kepilih lagi menjadi salah satu pengawas ujian, ya memang biasanya sih kalau waktunya ujian pasti selalu kepilih jadi salah satu pengawas. Selama gue jadi pengawas ujian, gue selalu memperhatikan raut wajah setiap mahasiswa yang masuk ke ruang ujian, pengen tau aja ekspresi mereka ketika ujian sudah didepan mata, apalagi kan ini momennya masih tahun baru jadi masih pada bau petasan gitu deh. Diantara mereka ada yang ekspresi wajahnya gembira, mungkin dia sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian dan waktu liburannya pun mungkin dia bersenang-senang, seperti menyulut petasan lalu bakar-bakar jagung bersama keluarga atau teman-temannya. Ada yang ekspresinya biasa aja dan ada juga yang ekspresi wajahnya muram, kusut, lemes, anemia kali ya? tapi kayanya sih tetep di malam tahun barunya dia bakar-bakar juga, bakar-bakar foto mantan, nangis sambil pelukin guling dikasurnya. Tragis banget mblo.

Gue ngawas ujian enggak sendirian tapi ditemenin oleh satu pengawas lainnya dan juga dengan dosen matakuliah yang diujiankan jadi totalnya ada tiga orang pengawas, mati kutu dah pada enggak bisa nyontek. Karakter tiap dosen saat ditempat ujian pun berbeda-beda, ada yang sibuk sendiri dengan gadgetnya sehingga enggak terlalu memperhatikan mahasiswa yang sedang ujian, ada juga dosen yang "killer", dari pengaturan posisi tempat duduk benar-benar diatur sampai mahasiswa yang mencoba mencontek dengan segala cara pun selalu ketauan, kalau dijaman gue sih dosen kaya gini julukannya "Si mata elang", namun dari semua dosen pengawas ujian yang paling dinanti-nantikan oleh semua kaum duafa contekan adalah dosen yang ngawasnya hanya beberapa menit dan selebihnya menghilang entah kemana, balik lagi pas waktu ujiannya selesai. Iya kan? ngaku aja deeh!.

Selain dari dosen pengawas, tipikal dari peserta ujiannya pun berbeda-beda, mereka memiliki tingkatan yang berbeda-beda pula, dari yang newbie, pro, sampai yang legend semuanya mempunyai passion tersendiri.

Peserta yang newbie, mereka selalu mencari tempat duduk yang aman dari jangkauan penglihatan pengawas, posisinya kalau enggak di pojok tengah pasti dibangku paling belakang dan juga duduknya berdekatan dengan temannya yang pintar, kalau memang kebagian duduk paling depan yaudah itu lagi apes berarti.

Peserta yang pro selalu percaya akan kemampuannya sendiri, mereka duduk paling depan tanpa menghiraukan yang lain walau itu teman sebelahnya dan mengerjakan soal dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Peserta yang legend, peserta ujian yang satu ini adalah yang paling keren dari semua tingkatan, ketika ujian sedang berlangsung mereka hanya diam saja sambil memainkan pulpennya, ada juga yang tertidur, sementara kertas jawabannya pun masih kosong, namun setelah waktu ujian mendekati akhir tidak lama kertas jawaban mereka sudah lengkap terisi. Sungguh peserta ujian yang legend.

Dari ketiga tingkatan yang sudah disebutkan, kira-kira kalian yang mana?

Persoalan contek mencontek, mau itu ujian atau ulangan atau kuis atau apalah itu namanya pasti tidak luput dari tindakan mencontek, gue pribadi waktu masih kuliah kadang juga mencontek pas lagi ujian, enggak kadang juga sih tapi sering. Hehehe. Jujur aja sih gue mah dari pada bohong. Berdasarkan dari pengalaman gue yang sering nyontek, gue jadi paham alibi-alibi cara mereka mencontek, ada yang mencontek dengan cara melirik-lirik jawaban teman sebelahnya, ada yang pura-pura pinjem alat tulis temennya, ada yang komat-kamit kaya dukun santet, ada juga yang membuat contekan dikertas. Yaelaah semuanya itu cuma trik klasik yang pernah gue coba, udah khatam gue trik kaya gitu mah. Namun di jaman now cara mereka mencontek jadi lebih canggih, yaitu dengan membuka smartphone, dengan begitu mereka lebih leluasa mencari jawaban dengan bantuan mbah google.

Sebagai pengawas ujian, gue harus sigap dan cepat tanggap jika melihat peserta ujian yang mencurigakan. Mata harus tetap awas melihat pergerakan. Ini memang bukan perang melainkan amanat yang mesti dilaksanakan, tapi kalau ada yang nyontek lirik-lirik dikit mah yaa gue maklumlah, nyadar diri soalnya dulu pun gue suka susah nyontek kalau pengawasnya terlalu jeli, asal enggak saling lirik-lirikan terus senyum-senyuman, terus diem-dieman, eeh ternyata udah jadian. Janganlaah... jangan ya, kasian entar guenya ikutan baper.

Selain mengawasi adek-adek mahasiswa yang imut-imut dan amit-amit yang sedang ujian, terkadang ada beberapa motif lain yang pengawas lakukan saat ujian berlangsung, pengen tau?

Pengen tau aja atau pengen tau banget?
Pengen tau benget... banget... banget... BENGEUT!

Salah satu motif yang dilakukan pengawas ujian yaitu mencari dan menandai adek mahasiswi yang cantik-cantik, nah biasanya pengawas cowok yang sering kaya gini, matanya jelalatan, enggak bisa diem liat-liatin adek mahasiswi yang cantik, pura-pura cek soal ujiannya padahal cuma pengen tau namanya doang, terus di stalking di Instagram. Selain itu ada juga pengawas yang bermotif sebagai penyambung hidup, dan menurut gue motif ini wajar-wajar aja sih, kita ngawas mahasiswa ujian gak serta-merta hanya nyawasin aja tapi juga dibayar, ada uang lelahnya, walau bayarannya enggak terlalu besar dan terlalu kecil tapi lumayanlah buat makan siang cukup untuk 2-3 hari. Diantara motif barusan menurut elu gue yang mana? tebak!.

Sebagai pengawas ujian, gue berpesan untuk adek-adek mahasiswa yang sedang melaksanakan ujian akhir semester, semangat terus jangan dikasih kendor, banyak-banyak berdoa agar dimudahkan ujiannya, ditingkatkan lagi waktu belajarnya, distop dulu maen game onlinenya (pasti bacanya sambil melotot), persiapkan alat tulis seperlunya, dan selamat mengerjakan. 😊
Share: 

12/11/17

Lu kan Anak IT

"LU KAN ANAK AYTI"
"LU KAN ANAK AAYYTII"
"LU KAN ANAK AAAYYYTIII"
"MASA GITU AJA GAK BISA"

Bukan, gue mah anak emak gue, siapa bilang gue anak mpok ayti? fitnah lu!.

"LU KAN ANAK AYTI", Kata-kata tersebut adalah kata pamungkas yang biasanya diucapkan ketika ada seseorang meminta bantuan kepada anak IT yang bersangkutan dengan teknologi. Udah enggak aneh kan lu denger kata-kata tersebut? atau mungkin malahan setiap hari kata-kata itu selalu menari-nari di telinga lu. Seperti mendengar janji-janji manisnya si dia yang selalu diingkari. Enggak aneh!.

Sah-sah aja sih kata-kata itu diucapkan untuk minta bantuan ke temen lu wong bibir lu sendiri yang ngomong bukan bibir gue. Tapi seenggaknya lu harus paham tentang batasan-batasan dari anak IT tersebut. Banyak orang yang mengsalahartikan bahwa anak IT itu menguasai semua yang berbau IT, namun nyatanya enggak semua orang benar-benar menguasai dalam bidang IT, mungkin saja ada beberapa. IT itu cakupannya luas, ada bagian-bagiannya, ada jurusan-jurusannya, seperti waktu di SMK kan ada jurusan-jurusannya seperti jurusan multimedia, jurusan RPL (Rekayasa Perangkat Lunak), dan Jurusan TKJ (Teknik Komputer Jaringan). Nah semua jurusan tersebut adalah bagian dari IT.

Contohnya gini, lu punya temen, dia anak IT tapi basicnya multimedia, terus lu suruh bikinin website pake framework CodeIgniter. Menurut lu apa temen lu bisa bikinnya? kalau bisa sih alhamdulilah mungkin dia menguasai tapi kalau kaga? bisa berak dicelana tujuh hari tujuh malem tuh temen lu. Malahan bisa jadi temen lu nyangka CodeIgniter tuh sebuah makanan, "CodeIgniter tuh enak ya dimakannya?". Mampus! sintax error.

Terkadang yang bikin gue kesel sama orang yang minta tolong itu adalah kata-kata menyepelekannya itu loh. Seolah masalahnya itu mudah dan cepat untuk diselesaikan. "Kok cuma bersihin virus aja lama sih, sampe sejam gini!", "Tolong install ulang windows saya sama aplikasi-aplikasi lainnya, sejam lagi mau saya pake!", kata-kata seperti itu yang membuat anak IT geleng-geleng kepala sampe goyang dada. Mereka hanya ingin tau outputnya saja tanpa mau memahami prosesnya.

Gue pernah nemuin kasus semacam itu, malah bisa dibilang lebih "gila" lagi kasusnya. Seperti yang dialami temen gue yang anak IT juga, di tempat kerjanya dia disuruh oleh atasannya memasang jaringan internet padahal basicnya bukan dibagian jaringan dan atasannya itu kepengen kabel yang dipasang harus berada disisi luar gedung, dengan alasan agar tidak mengganggu estetika keindahan didalam gedung. PARAAAH!. dikiranya temen gue ini spiderman kali ya?, selain itu atasannya memberikan opsi lain yaitu dengan melubangi lantai gedung ke lantai bawah karena switch server gedung berada di bawah. AANJIIIR! kudu nyewa jasa Hulk tuh kayanya. Gue jadi curiga kalau atasan temen gue ini adalah salah satu anggota Avenger.

Lu bayangkan 4 lantai yang harus dilubangi dan terlebih lagi gedung yang ditempatinya itu adalah gedung milik departemen lain, bukan gedung milik tempat temen gue kerja alias numpang. Gue yang dengernya juga kesel, pengen banget gue cangkok tuh kepala atasannya temen gue.

Gue juga pernah ngalamin kejadian seperti itu, tapi enggak separah temen gue sih. Ditempat kerja, gue pernah disuruh benerin jaringan listrik karena ada jaringan yang korslet. Gue yang sama sekali gak paham soal listrik ya angkat tangan dong, gemeteran gue kalau soal perlistrikan takut kesengat listrik, jangankan benerin listrik, megang tangan kamu aja aku gemetaran. Eeh gue malah dibilang "Lu kan anak IT, masa benerin jaringan listrik aja gak bisa". Gue coba jelasin ke itu orang kalau jaringan internet sama jaringan listrik itu beda tapi tetep aja kekeh kalau anak IT juga paham soal jaringan listrik. Setelah denger kata itu pengen banget rasanya gue strum udelnya tuh orang. Emosi gue!.

Gue sendiri berkecimpung dalam bidang IT, sejak di SMK gue ambil jurusan Multimedia lanjut masuk kuliah ambil jurusan Manajemen Informatika dan sekarang bekerja dibagian jaringan komputer. Namun walau gue pernah mencicipi ketiga bidang IT tersebut bukan berarti gue menguasai semuanya, gue cuma tau sedikit tentang banyak, ya alhamdulilah lah kalau ada masalah soal desain, program atau jaringan kadang gue paham, kalau misal masalahnya gue kuasai ya gue selesaiin sendiri tapi kalau gak bisa sih biasanya gue minta tolong sama om google atau kalau udah mentok minta batuan sama temen yang paham dibidangnya. hehe. Bukan maksud gue mau sombong but that's just information, toh ilmu gue dibidang IT masih cetek ko, masih setainya tai upil.

Jadi buat kalian semua yang punya temen dibidang IT kalau mau minta tolong pahami dulu basicnya temen lu tuh dibagian apa. Dibagian Multimedia kah?, dibagian perangkat lunak kah? atau dibagian jaringan dan juga tanya kira-kira berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikannya, jangan seenaknya memberikan deadline.

Tapi dilain sisi, kita sebagai anak IT juga harus berterima kasih kepada mereka semua, tanpa mereka kita tidak akan pernah mencoba hal-hal baru, merasakan kesulitan baru, dan mendapatkan gebetan ilmu baru. Walau terkadang dalam prosesnya mendapati cacian atau singgungan yang tidak enak dihati namun semua itu adalah pembelajaran yang sangat berarti.

Share: 

03/11/17

Cewek Berjenggot

"Ya kali ada cewek berjenggot"
"Bohoong elu mah bercanda wae"
"Wkwkwk jenggot asli itu bro?"

SERIUSAN GUE LIAT DENGAN MATA KEPALA GUE SENDIRI
Cerita ini base on true story. Kejadiannya saat gue berangkat ke masjid buat solat jum'at sama temen kerja gue, sebut saja dia gobang. Ketika itu gue dan temen kerja gue berangkat ke masjid pukul setengah dua belas, jarak tempat kerja ke masjid cukup dekat kira-kira dengan berjalan kaki lima menit juga sampe. Setibanya di masjid kita menunggu untuk solat jum'at. Dengerin khotbah jum'at.

Ketika khotib sedang berkhotbah, si gobang malah ga bisa diem, tangannya menahan perut dengan pinggul bergerak kekanan kekiri. Setelah gue tanya ternyata dia dengerin khotbah sambil menahan perut yang sakit karena lapar belum sarapan, maklum anak rantau. Sedangkan gue dengerin khotbah sambil menahan rasa yang masih tersimpan... Ciee baper.

Setelah selesai solat jum'at kita bergegas keluar masjid dan langsung pergi ke kantin untuk makan siang. Disepanjang jalan, ketika diturunan gue melihat ada seorang cewek lagi berdiri sendirian menghadap kebelakang. Kalau dilihat dari belakang sihh bodynya oke juga, gue sikut si gobang dan kasih kode kalau didepan ada cewek.

"Bang, ada cewek tuh kayanya oke", ucap gue ke si gobang
"Mana?, oh iya bener san. Kuylah deketin", sahut si gobang

Langkah kaki kita semakin cepat, setelah dekat dengan cewek tersebut si gobang pura-pura batuk, "Ehheem...". Mendengar suara batuknya si gobang, cewek tadi pun menengokan kepalanya ke arah kita berdua, lalu sesuatu yang aneh terjadi. WAADAAAW, EEH BUSSYEET!, pemandangan yang tak lazim gue lihat, dari brojol orok sampe sekarang bisa bikin orok gue baru lihat seorang cewek mempunyai jenggot lebat di dagunya. Lelucon macam apa ini? apakahh ini sebuah prank? apa ada kamera tersembunyi yang sedang merekam? atau nanti tiba-tiba keluar seorang Panji Pragiwaksono dari semak belukar sambil mengucapkan "KENAA DEEEH!".

Yang sedang gue lihat dihadapan gue beneran cewek asli ko, terlihat dari pakaian yang dia kenakan, memakai kerudung, baju lengan panjang, androk panjang, juga memakai sepatu cewek. Tapi gue tetep merasa ini sesuatu yang aneh. Mungkin setelah keberadaan wanita berjenggot ini diketahui oleh netizen jaman now tidak lama dia akan viral di media sosial atau masuk tayangan on the spot. Mungkin yaa... hehehe

Masalahnya bukan ekspresi lucu yang gue dapat, melainkan rasa aneh dan enggak percaya yang gue rasa. Apa itu cuma aksesoris yang lagi ngetrend dikalangan cewek jaman now? dan mungkin dia sedang mengendorsekannya gitu? ataukah memang jenggot asli? tapi kok bisa!. Penasaran melanda.

Mungkin saja itu jenggot asli yang dia dapatkan dari gen orangtuanya, dari bapaknya. Mungkin jenggot bapaknya juga lebat, panjangnya sampai seudel perut. Mungkin ya, positive thinking aja deh.

Agar kita enggak terlihat mencurigakan, gue pura-pura ngeles.

"Eh..eh bang liat tuh ada landak terbang!", Ngeles gue ke si gobang
"Mana san mana?, oh iya itu tuuh!", Sahut si gobang karena tau gue lagi ngeles

Pura-pura nunjukin landak terbang ke si gobang sambil berjalan ninggalin cewek tersebut. Duuh... amaan, untung aja gue bisa ngeles kalau enggak bisa sampe lebaran onta kali kita saling pandang-pandangan sama tuh cewek.

Share: